Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan

Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan – Jangan menganggap sepele hal kecil. Sesuatu yang kecil bisa menjadi hal yang besar dalam kehidupan. Begitulah pameo yang sering diungkapkan orang. Pepatah itu benar adanya. Seperti usaha lidi tusuk sate yang dijalani oleh Sunarko yang mampu menghasilkan untung bersih sebesar Rp 450 juta per bulan.

Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan

Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan

Menjadi pengusaha sangat berbeda dengan menjadi karyawan. Berbeda dari sikap dan pola pikir. Tidak bisa sembarangan seorang karyawan menjadi pengusaha. Seringkali mereka gagal dan gagal karena tanpa persiapan terlebih dahulu. Namun hal ini berbeda dengan pria bernama Sunarko yang sukses bisnis tusuk sate yang asalnya seorang karyawan.

Pria berusia empat puluh sembilan tahun ini memilih keluar dari pekerjaan seorang karyawan di perusahaan di luar pulau Jawa tepatnya Kalimantan. Lalu ia memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha. Ada banyak jenis usaha yang bisa dipilih Sunarko. Namun Sunarko lebih memilih usaha tusuk sate disebabkan persaingan yang masih longgar dan besarnya pasar yang ada setelah melakukan survey pasar. Mulailah ia menjalankan
bisnis tusuk sate. Orang-orang di sekitar rumah atau tetangga dan orang-orang terdekat Sunarko seperti teman-temannya mencemooh, mengolok-olok dan menghina usaha tusuk satenya. Mereka beranggapan
bisnis tusuk sate Sunarko tidak akan sukses bahkan menganggap hina. “Apa yang bisa diharapkan dari lidi tusuk sate, demikian cemooh mereka.

Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan

Tapi Sunarko tidak mendengarkan mereka. Ia tetap bersikeras untuk menjalankan usaha tusuk sate dan mengembangkannya. Ia berpikir usaha tusuk sate minim kompetitor dengan pasar luas karena banyak orang malu dan gengsi menekuni usaha ini. Ia pun mulai memproduksi tusuk sate bambu secara sederhana dengan cara menjemur di panas sinar terik matahari. Setelah mengalami berbagai percobaan dan pengalaman, sistem penjemuran ini ternyata dapat berakibat buruk dimana warna tusuk sate bambu yang natural kadang bisa berubah jadi hitam dan rusak.

Adapun area pemasaran tusuk sate Sunarko saat itu hanya di daerah Malang dan sekitarnya. Untuk memperbagus kualitas tusuk sate, ia mencoba melakukan penjemuran dengan oven. Ternyata hasilnya menggembirakan. Tingkat kekeringan tusuk sate sangat bagus dan tahan sekali terhadap jamur. Kemudian Sunarko memasarkan dan menawarkan produk tusuk satenya ke sejumlah toko plastik kemasan dan toko yang menjual peralatan alat makan. Respon mereka sangat bagus terhadap produk tusuk sate yang dihasilkannya dengan merek Berlian. Serapan pasar sangat tinggi terhadap produk tusuk satenya. Sehingga keuntungan bersih Sunarko dari sukses usaha tusuk sate untung Rp 450 juta perbulan. Hal itu membuat anak sulungnya yang bekerja di sebuah perusahaan swasta dengan rela hati mengundurkan diri demi mengembangkan usaha tusuk sate ayah tercinta.

Baca juga :

Kisah Sukses Usaha Di Desa

Incoming search terms:

cerita pengusaha sate ayam sukses - cara memasarkan tusuk sate - pengusaha tusuk sate - kisah sukses pengusaha tusuk sate - kisah sukses usaha sate - pengusaha sate yang sukses - kisah sukses penjual sate - artikel pengusaha sate yang ada fotonya - pengusaha sate sukses - cara mengemas camilan 1000an -
loading...
Sukses Usaha Tusuk Sate Untung Rp 450 Juta Perbulan | UBNet | 4.5