Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal

Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal – Keberhasilan dalam setiap bisnis adalah hal yang dicitakan setiap pelaku usaha. Namun untuk meraih kesuksesan ataupun keberhasilan dalam bisnis tidaklah mudah dan gratis. Untuk sukses dalam usaha apapun perlu upaya, kerja keras, teku, ulet dan pantang menyerah serta rajin berdoa kepada Allah SWT. Hal inilah yang dilakukan oleh Muslikhan sehingga menjadi pengusaha sukses dalam bidang usaha kue roti bantal. Kendala dan rintangan usaha ia alami. Namun ia tidak mau menyerah terhadap keadaan. Rintangan dan hambatan bisnis yang dialaminya dijadikan sebagai pelajaran berharga untuk mendapatkan keberhasilan usaha kue bantal di masa mendatang.

Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal

Pengusaha Sukses Membuka Usaha Kue Bantal

Usaha roti bantal yang dijalani Muslikhan dilakukan secara rumahan. Ia mempekerjakan puluhan orang karyawan. Ada bagian gudang, bagian kemasan, bagian produksi, bagian umum, bagian penggorengan, bagian administrasi dll. Dalam sebulan pria yang berasal dari daerah Kudus ini mampu meraih omset hingga ratusan juta rupiah perbulan. Muslikhan menyadari keberhasilan usaha roti bakar tak terlepas dari dukungan para karyawannya. Oleh sebab itu ia menyampaikan terimakasih atas itu.
Adapun prospek usaha roti bantal sangat menjanjikan. Permintaan atas roti bantal terus meningkat. Kue empuk ini sering dipesan oleh orang yang akan menggelar syukuran maupun hajatan. Seperti syukuran khitanan, pesta pernikahan, syukuran haji, syukuran aqiqah maupun syukuran hari besar islam dll.

Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal
Sebelum terjun dalam dunia usaha produksi kue roti bantal, Muslikhan bekerja di pabrik pembuatan roti di daerah Kudus. Selama tujuh tahun bekerja di pabrik roti ia dipercaya sebagai marketing dan terkadang diperbantukan membikin roti pada waktu ada seorang karyawan bagian produksi libur ataupun sakit. Berbekal pengalaman membuat roti itulah ia berniat membuka usaha roti sendiri. Sebab ia sudah mempunyai keterampilan yang memadai dalam membuat roti serta piawai dalam pemasarannya.

Kemudian Muslikhan menikah dan mempunyai dua orang anak. Gaji yang ia dapatkan dari bekerja di pabrik roti tidak cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari anggota keluarganya. Oleh karenanya, ia memilih untuk menjadi pengusaha roti. Setelah mengundurkan diri bekerja di pabrik roti praktis ia merintis bisnis roti bantal brand Alvian berbekal pengalaman dan keahliannya. Diharapkan usahanya mampu mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.

Namun usaha pembuatan roti yang hendak dijalani Muslikhan terkendala modal uang. Ia sama sekali tidak memiliki modal uang sepeserpun. Kemudian secara halus Muslikhan meminta kepada isteri tercinta untuk menjual emas mas kawin pernikahan sebagai biaya modal usaha produksi roti. Dengan berat hati, isteri tercinta menjual emas itu sehingga terkumpul uang sebesar tiga juta rupiah yang kemudian dibelikan mesin pembuat roti sebesar satu juta rupiah, mesin oven sebesar satu juta setengah dan sisa uang dibelikan bahan dasar membuat roti. Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal.

Baca juga : Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat

Incoming search terms:

usaha kue - merintis usaha roti - menjual mas kawin untuk buka usaha - memulai usaha kue - keahlian seorang bagian produksi usaha kue - karyawan usaha roti - hambatan-hambatan usaha kue dan roti - hambatan dan kisah sukses pengusaha kerajinan - franchise roti bakar kudus - waralaba kue bantal -
loading...
Kisah Sukses Membuka Usaha Kue Bantal | UBNet | 4.5