Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat

Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat – Komarudin tidak membayangkan usaha donatnya akan sebesar ini. Setelah dihitung keuntungan dari usaha donat mencapai Rp 1,5 miliar perbulan. Keuntungan yang lebih dari cukup yang membuatnya hidup sukses, kaya dan berkecukupan. Namun usaha produksi donat kentang dan ubi yang dijalaninya mengalami hambatan. Para pembeli membludak dan harus mengantri untuk mendapatkab Mart Donat. Untuk memudahkan dan melayani pelanggan dengan baik maka ia membuat kartu antrian. Bayangkan saja, antrian para pembeli di gerai-gerai donat milik Komarudin tidak pernah terputus yang sudah terjadi sejak pagi hari sampai malam hari.

Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat

Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat

Banyak sekali permintaan masyarakat terhadap kue donat Mar Donut. Sehingga produksi donat yang sudah sangat besar dan maksimal tidak mampu mencukupi permintaan masyarakat. Atas hal itulah kue donat buatan Komarudin menjadi incaran dan dicari banyak orang. Melihat peluang usaha semakin besar dan serapan pasar yang kian besar itulah untuk memenuhi permintaan pasar maka Komarudin membuat dua buah pabrik baru sekaligus di daerah lain dengan mempekerjakan 140 tenaga sales dan 27 karyawan tetap. Sehingga laba usaha donat semakin besar.

Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat 
Dalam satu hari, perusahaan donat yang dimilikinya mampu memproduksi donat sebanyak 4800 dus donat atau 60 ball. Dengan kata lain, Mar Donat dlam sehari bisa menghabiskan 1500 kg tepung donat. Untuk memajukan usaha donatnya, Komarudin memperluas area pemasaran donat sampai ke luar daerah antara lain Subang, Purwakarta, Jabodetabek, Bandung dll. Di tempat tersebut donat buatannya mendapatkan sambutan baik. Hingga laba kotor dari usaha donat kini sekarang ini bisa mencapai Rp 1,5 miliar perbulan. Pendapatan ini sudah lebih dari cukup.

Keuntungan bisnis donat yang sangat besar dan menggiurkan ini tentu saja membuat setiap orang tergiur. Banyak dari karyawan Komarudin maupun bekas pegawainya yang kebanyakan tetangga di sekitarnya kemudian membuka usaha serupa yakni bisnis donat mini secara rumahan. Sehingga Kampung Asem Cijantung sebagai tempat tinggal pria ramah dan sopan ini dikenal sebagai kampung donat. Karena di sinilah banyak home industri donat kentang dan ubi jalar yang dipelopori oleh Komarudin.

Pada tahun 2007 terjadi krisis ekonomi dan moneter di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyak usaha rumahan donat bangkrut. Salah satunya usaha rumahan donat milik Komarudin terimbas dampaknya. Dimana produksi donat menurun sampai empat puluh persen. Banyak home industri donat di daerahnya yang bangkrut dan menutup usaha produksi donat. Namun bisnis donat mini milik Komarudin masih bisa bertahan sampai sekarang. Sebab bisnis adalah masalah ketahanan, ujar Mar. Tidak ada pengurangan karyawan. Ia mempertahankan karyawan yang ada di tengah krisis.

Seiring dengan menjamurnya gerai dan outlet serta toko yang menjajakan kue dan roti di pinggir jalan dan di tempat strategis membuat omset bisnis donat Komarudin menurun tajam. Persaingan ketat dalam bisnis roti sangat memukul usahanya. Namun Komarudin optimis sekali di masa mendatang bisnis donat rumahan miliknya akan bersinar. Ia telah mempersiapkan berbagai strategi untuk melejitkan bisnis donat rumahan Mar Donut. Keuntungan usaha donat sekarang paling banter dikisaran Rp 300 juta hingga Rp 400 juta. Tapi semua itu tetap disyukuri oleh Komarudin. Usaha donatnya masih menguntungkan dan bisa bersaing.

Demikian kisah pengusaha berhasil usaha donat. Semoga berguna bagi kita semua.

Baca juga : Pengusaha Donat Sukses Kaya Raya

Incoming search terms:

mar donat cijantung - usaha donat pinggir jalan - profil perusahaan home industry mardonat - pengusaha sukses home industri - pengusaha home industri sukse - kisah pengusaha sukses purwakarta - kisah pengusaha bangkrut - kisah donat - kisah bangkrut - donat yang bangkrut -
loading...
Kisah Pengusaha Berhasil Usaha Donat | UBNet | 4.5