Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang

Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang – Pada artikel sebelumnya berjudul Pengusaha Sukses Bisnis Keripik Kulit Pisang diceritakan bahwa Wati dan suami bermaksud membuka usaha warung demi mencukupi kebutuhan hidup rumahtangga. Hal tersebut dikarenakan suami tercinta mengalami pemutusan hubungan kerja di perusahaan swasta tempat ia bekerja. Untuk memulai usaha buka warung ternyata diperlukan modal besar. Sehingga ia berupaya meminjam uang kepada orang terdekat dan bank. Namun semuanya menolak karena Wati dan suaminya tidak punya agunan. Oleh sebab itu, Wati dan suami tercinta berniat mengambil jalan terakhir meminjam uang kepada rentenir.

Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang

Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang

Tapi wati dan suami tercinta timbul keraguan dalam meminjam uang kepada rentenir. Sebab beban bunga yang diberikan sangat tinggi. Untuk membayar bunganya saja belum tentu ia bisa. Ditambah meminjam uang di rentenir haram hukumnya karena sistem riba yang terbukti dimana bunga berlipat lipat dari pinjaman pokok. Akhirnya mereka merenung. Sedangkan suami tercinta terus berupaya mencari pekerjaan dengan melamar kerja ke berbagai perusahaan. Tapi belum ada perusahaan yang menerimanya sedangkan kebutuhan hidup harus dipenuhi setiap hari. Seperti membayar listrik, tagihan air, uang jajan anak, biaya makan sehari-hari dll.

Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang

Tidak ada uang berarti tidak ada yang bisa dimakan sehari-hari sedangkan perut keroncongan lapar. Wati hanya bisa melamun setiap hari di depan rumah. Pada suatu pagi hari yang tenang dan sepi sebagaimana biasa, Wati melamun seorang diri di depan rumahnya. Waktu itu sang suami tercinta pergi ke pasar sedang mencari pekerjaan serabutan. Sambil menatap kosong, ia melihat buah hati tercinta sedang makan buah pisang. Sesudah makan buah pisang, sang anak tercinta melemparkan kulit pisang ke teras rumah. Hal tersebut membuat hati Wati tersontak kaget.  Ia segera menasehati anaknya agar membuang sampah pada tempatnya. Namun Wati segera memungut kulit pisang itu. Ia tak memasukkan dalam tong sampah. Justeru kulit pisang itu dibawa ke dalam rumah. Wati memiliki ide dan inspirasi usaha mengenai kulit pisang tersebut.

Segera Wati mencari referensi di berbagai media cetak dan online seperti google tentang pengolahan kulit pisang dan pisang. Ternyata kulit pisang dapat dijadikan keripik yang sangat lezat, renyah dan nikmat. Atas hal itulah, keesokan hari Wati segera mempersiapkan berbagai alat dan peralatan dalam membuat keripik kulit pisang dengan bahan dasar kulit pisang. Namun karena alat dan bahan tidak tersedia di rumahnya maka ia meminjam uang kepada tetangganya sebesar seratus ribu rupiah dengan alasan untuk memulai bisnis keripik kulit pisang. Dengan uang itu, Wati membeli bahan dasar kulit pisang, gula, garam, alat kapur dan tepung. Bahan-bahan tersebut kemudian diolah menjadi keripik kulit pisang yang enak dan lezat.

Itulah kisah keberhasilan usaha keripik kulit pisang. Untuk cerita selanjutnya simak terus website usaha bersama.net.

Baca juga :

Pengusaha Sukses Bisnis Keripik Kulit Pisang

Incoming search terms:

apa alasan;gagasan membuat keripik kulit pisang - pengusaha kripik kulit pisang - Penemu pertama Kulit pisang menjadi keripik - penemu kripik kulit pisang - kisah penjual kue kering hingga sukses bandung - keberhasilan usaha - ide pertama kerupuk kulit pisang - cerita singkat kisah sukses wati dengan keripik kulit pisang - bahan-bahan kisahnya alat-alat - siapa yang menemukan ide membuat bisnis keripik kulit pisang? -
loading...
Kisah Keberhasilan Usaha Keripik Kulit Pisang | UBNet | 4.5